beRmukimLah di peti mati daN jaNgan meNangis lagi
aKu teRpaksa berKhianat daN ciNtamu jaDi siKsa
keEnggaNan-keHilangaN jaDi ketaKutan baNgsawan..
saNksi yaNg ini meNdorong iNgin puNya segaLa
daN jaDilah diRiku asiNg paDa paNgkalaN daN peRsinggahaN..
beRilah aKu keNikmataN aTau kegilaAn dan buKan ciNta
ciNta memaNg Ku damBa taPi jaDi asiNg di deKatnya..
begitU aguNg iA, muNgkin taK ku Rasa bila siNggah di daDa
daN oleh luKa-luKa tak Ku peRcaya lagi kehadiRanNya..
teRkutuKlah saAt-sAat Ku saDari diRi begiNi
tamPak seolaH tinDakku berBunga dosa
tiNdak yaNg di siSi haTiku sungGuh beNing..
(peRcayalah! matamu `kan meNgutuk segala dusta)..
toloNglah memuPus laRi saNgsiKu..
(demi ciNtamu yaNg tidak waRas kepaDaku!)
peNdamlah ciNtamu daLam peRbuataN gila..
atau seKali-sekaLi kHianatilah aKu
atAu beRmukimlah di peti Mati daN jangaN menaNgis lagi,
ataU buNuh aKu dengan tikaman mesra duka cinta
dan segalanya akan putus begitu..
bukankah itu mesra, sayangku?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar